Lolos beasiswa LPDP merupakan dambaan setiap orang yang bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri. Ada beberapa persyaratan yang perlu kamu siapkan untuk mendapatkan beasiswa ini, salah satunya adalah membuat personal statement LPDP.

Personal statement LPDP adalah uraian pribadi singkat yang dibuat untuk membuat diri kamu lebih menonjol dari para pesaing lainnya. Dalam esai ini biasanya kamu akan menuliskan kelebihan, alasan memilih jurusan yang dituju, tujuan melanjutkan pendidikan, ketertarikan terhadap riset yang akan kamu jalani, serta kontribusi apa yang akan kamu berikan setelah nanti mendapatkan beasiswa LPDP.

Hampir serupa dengan esai biasa, namun kamu tidak bisa menyamakan menulis esai biasa dengan menulis personal statement LPDP. Berikut ini adalah beberapa tips jitu menulis personal statement LPDP agar terhindar dari kesalahan. Simak baik-baik, ya!

Memastikan Panjang Tulisan

Tips pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan terlebih dahulu panjang tulisannya. Umumnya, untuk personal statement untuk beasiswa harus mencapai satu lembar kertas ukuran A4.

Namun, tidak ada salahnya untuk mengecek kembali ketentuan yang diberikan oleh panitia LPDP.

Menyusun Kerangka Penulisan

Selanjutnya, buat kerangka penulisan berisi poin-poin yang akan kamu masukkan dalam personal statement.

Hal ini akan membantumu agar bisa menulis secara lebih terarah dan padat. Kerangka penulisan juga bisa menjadi pengingat supaya tidak ada poin yang terlewat.

Melakukan Riset

Tips yang tidak kalah penting dalam menulis personal statement LPDP adalah melakukan riset terkait dengan jurusan, universitas, dan negara yang jadi tujuan kamu.

Kamu bisa melakukannya dengan mencari berbagai informasi di internet, atau bisa juga berdiskusi dengan penerima LPDP sebelumnya. Dari riset ini, kamu akan mampu mengidentifikasi kualifikasi, fakta menarik, dan hal-hal lainnya.

Menjelaskan Hubungan Dirimu dengan Program Studi yang Dipilih

Di awal, kamu bisa menceritakan alasan memilih universitas dan program studi yang sudah dipilih. Contohnya, kamu termotivasi karena salah satu materi kuliah yang ada di universitas tersebut cocok dengan kemampuanmu.

Jelaskan juga mengapa kamu layak melanjutkan studi di universitas dan bidang ilmu pilihanmu itu. Tunjukkan pula kepedulian kamu terhadap pendidikan yang akan kamu jalani serta kemauan kamu untuk terus menjadi lebih baik.

Menyebutkan Pengalaman dan Keahlian

Apabila kamu mempunyai pengalaman yang relevan, tulislah di dalam personal statement. Ini bisa menjadi pertimbangan besar yang menentukan diterima atau tidaknya kamu oleh pihak penyelenggara.

Jangan lupa pula untuk menyebutkan pengetahuan atau pelajaran dari pengalaman tersebut.

Memberikan Kesimpulan dan Penekanan

Pada bagian akhir atau setiap poin esai, berikan kesimpulan agar personal statement LPDP milikmu lebih mudah dipahami.

Kemudian, akhiri dengan menjelaskan mengapa kamu layak diterima sebagai penerima beasiswa LPDP. Usahakan kalimat akhir ini tidak terlalu panjang, namun tetap jelas dan padat.

Setelah selesai, kamu bisa melakukan double checking untuk memastikan tidak ada kesalahan sebelum mengumpulkannya. Jika setelah membaca tips di atas, kamu masih belum yakin dengan kemampuan penulisanmu, mintalah bantuan pada Kobi Education.

Platform edu-tech akan membantumu dengan berbagai program keunggulan, salah satunya adalah proofreading. Proofreader Kobi yang berpengalaman akan melakukan pengecekan dan memberikan rekomendasi, sehingga personal statement LPDP siap dikumpulkan.

Untuk mengetahui program unggulan Kobi Education lainnya, silakan langsung kunjungi laman kobieducation.com. Semoga bermanfaat!

Bagikan:

Tim Radarblitar.com

Menyuguhkan berita faktual, aktual, dan bermanfaat | Literasi untuk aksi | Kontak Kerjasama Sponsored Post : inspiratipsmedia@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *