Budidaya udang vaname kini menjadi peluang usaha agribisnis yang menjanjikan. Banyak diantara pembudidaya yang mulai merasakan keuntungannya. Salah satu cerita pembudidaya udang vaname yang dikutip dari GDM yakni Pak Suratiman yang mampu meningkatkan hasil panen hingga lebih dari 5 milyar.

Tidak hanya Pak Suratiman sudah banyak pembudidaya lainnya yang juga menyukai budidaya udang vaname karena adanya sejumlah keunggulan. Misalnya cara budidayanya yang mudah dan minim resiko. Simak artikel di bawah ini untuk penjelasan mengenai cara budidaya udang vaname agar menghasilkan untung maksimal.

Keuntungan Budidaya Udang Vaname 

Dibandingkan dengan varietas udang lainnya, udang vaname memiliki sejumlah keunggulan. Banyak diantara Anda yang baru memulai usaha budidaya udang ragu untuk memulainya karena khawatir akan potensi kegagalan panen. Sementara ada beberapa keuntungan yang besar antara lain:

  1. Budidaya udang memiliki pertumbuhan yang cepat dengan masa pemeliharaan 90-100 hari. Masa perawatan yang singkat ini membuat udang vaname jadi juaranya untuk usaha agribisnis menjadi berpeluang.
  2. Udang vaname juga terkenal memiliki survival rate yang tinggi. Daya hidup yang tinggi membuat udang vaname mudah beradaptasi .
  3. Memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Udang vaname juga terkenal dengan kemampuannya dalam mengenali lingkungan dengan baik.
  4. Tahan terhadap penyakit, udang vaname juga memiliki kelebihan yang mana udang ini mampu tahan terhadap penyakit jika dibandingkan dengan jenis udang lainnya.

Cara Budidaya Udang Vaname

Budidaya udang vaname terbilang cukup mudah namun memerlukan persiapan yang besar. Misalnya hal pertama yang bisa Anda lakukan yakni mempersiapkan tambak hingga pasca panen.

1. Persiapan Tambak Udang Vaname 

Persiapan tambak udang vaname ini bertujuan untuk mempercepat oksidasi dan menetralkan keasaman tanah. Selain itu, persiapan ini juga bisa membuang gas beracun, membunuh bibit hama penyakit dan masih banyak lagi.

Caranya, anda bisa mempersiapkan lokasi tambak dan lakukan pengeringan selama 3 hari. Kemudian lakukan pembajakan tambak dengan kedalam 10 cm. Terakhir memastikan keasaman air tambak dengan kadar pH sebesar 7.

2. Memilih Benur dan Cara Menyebarkannya

Pemilihan benur bisa menjadi tahapan yang penting. Anda bisa memilih benur dengan ciri fisik yang sehat.

Misalnya ukuran seragam, organ tubuh tidak cacat hingga pergerakannya yang lincah. Jangan lupa untuk diaklimasi agar benur tidak stress dan siap menyesuaikan.

3. Manajemen Pakan Udang Vaname 

Anda bisa memberikan pakan pelet yang sesuai dengan usia pertumbuhan udang vaname. Frekuensi pemberian pakan bisa sebanyak 2-3 kali sehari pada tahap awal pemeliharaan.

Kemudian seiring dengan usia dan bobot udang maka anda bisa menambah waktu makan menjadi 5-6 kali sehari.

4. Menjaga Kualitas Air 

Manajemen air yang baik mulai dari volume dan kualitas air tambak harus ditentukan dengan baik. Misalnya dengan ketinggian air tambak, suhu, sanitasi, pH dan kandungan oksigen yang baik.

Suhu yang tepat berada pada suhu 28-30 derajat celcius dengan pH 7,5-8,5.  Selain itu, kadar garam juga harus berkisar 15-25 ppt. Kadar oksigennya mencapai 4-6 ppm.

5. Panen dan Pasca Panen 

Pada fase ini, Anda harus mempersiapkan tahapan panen yang tepat misalnya panen udang mencapai 16-20 gram/ekor pada masa usia udang sekitar 100 hari. Selain itu, panen bisa Anda lakukan di malam hari.

Tindakan pasca panen, Anda bisa melakukan cuci udang dari lumpur, sortir udang berdasarkan ukurannya hingga memasukkan udang ke dalam box container.

Pemberian Probiotik Suplemen Organik Cair GDM

Jangan lupa, bagi Anda yang tengah membudidayakan udang vaname untuk memaksimalkan hasil budidaya maka bisa memberikan probiotik Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan ukuran 6 liter/hektar dengan dosis 10 ml/kg.

Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan ini memiliki keuntungan:

  • Mampu menjaga kualitas air tambak
  • Memberikan keuntungan plankton sebagai pakan alami udang
  • Meningkatkan kekebalan daya tahan udang
  • Meningkatkan kecernaan pakan dan daya serap nutrisi pada pakan sehingga mudah diterima oleh udang.
  • Mempercepat panen dan menghemat pakan.

Semakin tertarik budidaya udang vaname? Pelajari cara mudah budidayanya hingga perawatan pasca panen untuk hasil udang maksimal.

Bagikan:

Tim Radarblitar.com

Menyuguhkan berita faktual, aktual, dan bermanfaat | Literasi untuk aksi | Kontak Kerjasama Sponsored Post : inspiratipsmedia@gmail.com

Tinggalkan Balasan