RadarBlitar.com – Saat ini, wisata alam kian banyak penggemarnya. Tidak hanya pesisir pantai, namun dataran tinggi juga banyak peminatnya. Hal ini karena suasana sejuk dan pemandangan alam yang menakjubkan membuat wisatawan rela jauh-jauh datang.

Salah satu wisata alam dataran tinggi yang selalu ramai pengunjung adalah Kebun Teh Sirah Kencong. Kebun Teh ini berada di Desa Ngadirejo, Wlingi, Kabupaten Blitar.

Perjalanan menuju Sirah Kencong memang terkenal terjal dan cukup berat. Namun, beberapa jalur sudah beraspal mulus dan terdapat petunjuk arah.

Apabila ingin berkunjung ke Kebun Teh Sirah Kencong, kita harus siap menghadapi medan yang banyak tanjakan dan tikungan. Tenang saja, lelah setelah perjalanan akan terbayarkan dengan suasana dan keindahan alam kebun teh ini.

Berikut ini beberapa tempat yang ada di kawasan Perkebunan Teh Sirah Kencong yang memanjakan mata. Simak ulasannya sampai selesai, ya!

Kebun Teh

Andalan utama Sirah Kencong adalah hamparan hijau perkebunan teh yang membentang luas di bawah kaki Gunung Butak. Sirah Kencong menjadi unit usaha Bantaran- PT Perkebunan Nusantara XII dengan produk unggulan berupa teh hitam Ken Tea.

Dengan ketinggian 1.000 mpdl, tidak heran jika hawa sejuk pegunungan akan terasa. Apabila sudah menikmati hamparan luas hijau teh, para pengunjung pasti akan enggan beranjak pergi.

Apalagi jika bersantai di gazebo yang tersedia di sana. Waktu bersantai bersama rekan maupun keluarga akan terasa tenang.

Brak Papat

Tempat ini berlokasi di ketinggian 1.340 mdpl dan menjadi salah satu tempat para pendaki berkemah. Brak papat memiliki lokasi yang lebih tinggi dan masuk dalam jalur pendakian. Setiap orang harus mendaki menembus kebun teh agar sampai di Brak Papat.

Brak papat merupakan tanah lapang luas yang berlatar belakang Gunung Butak dan menampakkan kemegahan Gunung Kelud.

Air Terjun Sirah Kencong

Membutuhkan tenaga yang lebih agar bisa sampai di Air Terjun Sirah Kencong ini. Perjalanan yang cukup menanjak harus kita taklukan agar bisa menikmati keindahan air terjun di kawasan perkebunan teh ini.

Air terjun ini merupakan puncak dari segala kelelahan selama di kawasan kebun teh. Tempat ini sudah tertata seperti destinasi wisata. Kita akan dengan mudah menemukan gazebo, patung gajah yang mengeluarkan air, dan kursi kayu.

Candi Sirah Kencong

Dari tempat parkir, kita bisa langsung mengikuti arah menuju Candi Sirah Kencong dengan berjalan kaki. Kita memang harus mengeluarkan tenaga lagi sekitar 15 menit dari pintu masuk kawasan perkebunan.

Candi ini terdapat tiga bangunan pokok berupa kaki dan tubuh candi. Candi Sirah Kencong mempunyai kesamaan dengan Candi Penataran dengan  relief yang lebih sederhana. Relief yang ada di candi ini adalah Bubuksah Gagangaking, Samudra Mantana, dan Bima.

Ketika berada di tempat ini, pemandangan hamparan luas kebun teh akan berpadu dengan keindahan sejarah.

Goa Tikus

Goa yang satu ini searah dengan Air Terjun Sirah Kencong. Goa Tikus memang tidak terlalu lebar dan memiliki dua mulut goa yang saling terhubung. Goa ini merupakan tempat persembunyian pada masa penjajahan Jepang.

Kelelawar yang tidak terhitung jumlahnya menghuni bagian atap-atap goa. Jarak mulut goa  yang kedua tidak terlalu jauh dengan mulut goa pertama sehingga kita bisa menyusurinya dengan waktu singkat.

Sirah Kencong adalah tempat wisata alam yang menawarkan keindahan pemandangan kebun teh dengan nuansa sejarah yang mengesankan. Bagi para pencinta alam dan penggemar sejarah, jangan lupa berkunjung ke sini, ya!

Selamat berlibur!

Bagikan:

Tim Radarblitar.com

Menyuguhkan berita faktual, aktual, dan bermanfaat | Literasi untuk aksi | Kontak Kerjasama Sponsored Post : inspiratipsmedia@gmail.com

Tinggalkan Balasan